joomla templates
A+ R A-

Profesor California Beri Kuliah Umum Tentang HAM di Unsyiah


By Redaksi - 06/12/2017

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Yayasan Yap Thiam Hien menggelar kuliah umum yang menghadirkan Prof. Eric Stover, Human Rights Center dari University of California Berkeley School of Law, di AAC Dayan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (6/12/2017).

Kuliah umum ini membahas tentang penyelidikan forensik terhadap korban pelanggaran hak asasi manusia di beberapa negara, seperti di Argentina, Bosnia, dan Guatemala.

Menurut Prof Eric tujuan investigasi forensik untuk meluruskan kembali catatan sejarah sekaligus mengetahui siapa yang menjadi korban dan bagaimana korban tersebut meninggal.

Investigasi ini dimulai dengan membuat asumsi yang kemudian dicocokkan dengan kerangka korban. Pekerjaan ini menurutnya merupakan proyek bersama yang melibatkan negara, tim forensik, dan juga keluarga.

Selain untuk melindungi keluarga dan mencari kebenaran yang terjadi, investigasi ini juga untuk mengungkapkan sejarah sebenarnya. “Pekerjaan investigasi forensik ditekankan kepada keluarga dan fokus pada manusia. Sebab yang ingin dicari adalah keadilan dan mempertemukan kembali keluarga yang terpisah,” ujarnya.

Prof Eric mengambil contoh pembantaian yang terjadi di Argentina dan Bosnia yang mengakibatkan hilangnya generasi karena penculikan dan pembunuhan. Untuk itu, ia mengajak mahasiswa dan civitas Unsyiah agar lebih fokus menyuarakan hak asasi manusia sekaligus terlibat dalam penyelesaian konflik.

Hal senada disampaikan Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., yang mengatakan perlindungan hak asasi manusia harus melibatkan semua lapisan sehingga menjadi kesadaran kognitif bagi publik. Ia mengambil contoh di Aceh yang telah mendirikan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) sebagai mekanisme alternatif untuk menyelesaikan permasalahan HAM yang terjadi di masa lalu. Namun, ia berharap komisi ini bukan hanya menyelesaikan konflik antara GAM dan Pemerintah RI, tetapi juga konflik lain yang pernah terjadi Aceh.

Sehingga segala permasalahan dapat diselesaikan dengan baik agar dapat fokus membangun Aceh. “Kami mengajak untuk memanfaatkan beragam peluang dan memberikan contoh yang baik, sehingga menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia terkait isu HAM,” pungkas Rektor. Sementara itu, Ketua Umum Yayasan Yap Thiam Hien, Todung Mulya Lubis, mengatakan kuliah umum ini merupakan agenda tahunan yang digelar di beberapa kota di Indonesia.

Selain di Banda Aceh, kegiatan serupa juga akan berlangsung di Jakarta. Todung menambahkan banyak pertimbangan yang dilakukan untuk mengundang Prof Eric ke Aceh. Salah satunya sebab Aceh memiliki banyak permasalahan dan pengalaman terkait isu HAM. Ia berharap kehadiran Prof Eric di Unsyiah dapat memberikan pemahaman yang baik serta membuka perspektif baru tentang hak asasi manusia.

Turut hadir dalam kuliah umum ini perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM, Prof Yusni Sabi, Majelis Adat Aceh, Dekan Fakultas, LSM, dan ratusan mahasiswa.

http://www.acehtrend.co/profesor-california-beri-kuliah-umum-tentang-ham-di-unsyiah/

 

News & Events

Praperadilan Super Yacht, Pengacara: Equanimity Tak Terkait Pidana di AS

Nafiysul Qodar Jakarta, 09 Apr 2018 Liputan6.com, Jakarta - Equanimity Cayman Ltd selaku pemilik super yacht yang disita Bareskrim Polri di perairan Bali mengajukan gugatan praperadilan....
Read More ...

Presiden Jokowi Lantik 17 Dubes Baru RI untuk Negara Sahabat

20/02/2018 JAKARTA- Presiden Joko Widodo pagi ini, Selasa, 20 Februari 2018, melantik dan mengambil sumpah 17 duta besar baru Republik Indonesia (RI) untuk sejumlah negara sahabat. Pelantikan ketuju...
Read More ...

Yap Thiam Hien Foundation holds third human rights lecture

The Jakarta Post Jakarta | Tue, December 5, 2017 | 08:33 am The Yap Thiam Hien Foundation invited human rights professor Eric Stover of the University of California, Berkeley School of Law to its th...
Read More ...

Soliditas dan Komitmen, Penting Bagi Komnas HAM ke Depan

Sabtu, 09 December 2017 Masa jabatan ketua sudah diubah. Ady Thea DA Advokat senior yang juga pegiat hak asasi manusia (HAM), Todung Mulya Lubis dan sosiolog Universitas Negeri Jakarta, Robertus R...
Read More ...

Fair play

Todung Mulya Lubis, Founder and Senior Partner Lubis Santosa & Maramis A while back, I arbitrated a dispute over mining consessions between an Indonesian company and their foreign counterpart. T...
Read More ...

Todung Sebut Tak Mudah Menghapus Hukuman Mati di Indonesia

Yohanes Antonius Selasa, 19 Desember 2017  AKURAT.CO, Pakar hukum pidana sekaligus Ketua Badan Pengurus Amnesty International Indonesia Todung Mulya Lubis menilai saat ini pemerintah sedang b...
Read More ...

Profesor California Beri Kuliah Umum Tentang HAM di Unsyiah

By Redaksi - 06/12/2017 ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Yayasan Yap Thiam Hien menggelar kuliah umum yang menghadirkan Prof. Eric Stover, Human Rights Center dari...
Read More ...

LSM IP News - November 2017

On 04-07 November 2017, Head of LSM Intellectual Property (“IP”) Group, Mr. Aga Nugraha, attended the 67th Asian Patent Attorney Association (“APAA”) Council Meeting in Auckland, New Zealand. ...
Read More ...

Indeks Negara Hukum Indonesia Tidak Mengalami Kemajuan

Todung Mulya Lubis: Indeks Negara Hukum Indonesia Tidak Mengalami Kemajuan Selasa, 5 September 2017  TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks negara hukum Indonesia tahun 2016 masih dikatakan belum men...
Read More ...

LSM Intellectual Property Law & Practice Update 2017 September

In this edition of LSM IP Update, we cover some of the important developments and interesting issues in Indonesia intellectual property law and practice from recent months. First, in the wake of rec...
Read More ...
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Online Translator