joomla templates
A+ R A-

Todung: Tokoh Parpol Jadi Hakim MK Bisa Sarat Kepentingan

Senin 30 Jan 2017, 23:05 WIB
Todung: Tokoh Parpol Jadi Hakim MK Bisa Sarat Kepentingan
Danu Damarjati - detikNews

Jakarta - Praktisi hukum Todung Mulya Lubis menilai pengganti Patrialis Akbar di posisi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) sebaiknya diisi oleh orang dari latar belakang non-partai politik (parpol). Menurutnya, orang parpol yang menjadi hakim MK berpotensi mengalami konflik kepentingan.

"Saya pribadi melihat orang yang berlatar belakang partai politik sarat konflik kepentingan. Karena memang MK itu sangat banyak berurusan dengan Pilkada, dengan Pemilu, dengan Pilpres. Jadi nanti akan ada benturan kepentingan yang tidak mudah didamaikan," kata Todung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (30/1/2017).

Kini Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon hakim MK pengganti Patrialis. Patrialis dulu adalah tokoh usulan pemerintah, maka kini pemerintah juga perlu mencari penggantinya. Soal Pansel, Todung mengaku dulu pernah menjadi anggota Pansel semacam itu.

Todung menyatakan hal ini setelah bertemu dengan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki. Namun pertemuan itu tak membahas soal pengganti Patrialis di MK.

"Kita nggak bicara itu," kata dia.

"Dulu waktu Palguna (I Dewa Gede Palguna) masuk menjadi hakim MK, kan juga ada Pansel. Saya ditunjuk jadi anggota Pansel waktu itu," ujar Todung.

Namun Todung tak tahu-menahu apakah dirinya akan menjadi anggota Pansel kembali atau tidak. "Mana saya tahu," jawabnya.

Yang jelas, dia berharap, hakim MK harus betul-betul kompeten. "Memang idealnya itu betul-betul mengacu kepada keahlian yang bersangkutan. Jadi jangan latar belakang politiknya yang dilihat," tandas Ketua Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) ini.
(dnu/dhn)

https://news.detik.com/berita/d-3409574/todung-tokoh-parpol-jadi-hakim-mk-bisa-sarat-kepentingan

News & Events

Praperadilan Super Yacht, Pengacara: Equanimity Tak Terkait Pidana di AS

Nafiysul Qodar Jakarta, 09 Apr 2018 Liputan6.com, Jakarta - Equanimity Cayman Ltd selaku pemilik super yacht yang disita Bareskrim Polri di perairan Bali mengajukan gugatan praperadilan....
Read More ...

Presiden Jokowi Lantik 17 Dubes Baru RI untuk Negara Sahabat

20/02/2018 JAKARTA- Presiden Joko Widodo pagi ini, Selasa, 20 Februari 2018, melantik dan mengambil sumpah 17 duta besar baru Republik Indonesia (RI) untuk sejumlah negara sahabat. Pelantikan ketuju...
Read More ...

Yap Thiam Hien Foundation holds third human rights lecture

The Jakarta Post Jakarta | Tue, December 5, 2017 | 08:33 am The Yap Thiam Hien Foundation invited human rights professor Eric Stover of the University of California, Berkeley School of Law to its th...
Read More ...

Soliditas dan Komitmen, Penting Bagi Komnas HAM ke Depan

Sabtu, 09 December 2017 Masa jabatan ketua sudah diubah. Ady Thea DA Advokat senior yang juga pegiat hak asasi manusia (HAM), Todung Mulya Lubis dan sosiolog Universitas Negeri Jakarta, Robertus R...
Read More ...

Fair play

Todung Mulya Lubis, Founder and Senior Partner Lubis Santosa & Maramis A while back, I arbitrated a dispute over mining consessions between an Indonesian company and their foreign counterpart. T...
Read More ...

Todung Sebut Tak Mudah Menghapus Hukuman Mati di Indonesia

Yohanes Antonius Selasa, 19 Desember 2017  AKURAT.CO, Pakar hukum pidana sekaligus Ketua Badan Pengurus Amnesty International Indonesia Todung Mulya Lubis menilai saat ini pemerintah sedang b...
Read More ...

Profesor California Beri Kuliah Umum Tentang HAM di Unsyiah

By Redaksi - 06/12/2017 ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Yayasan Yap Thiam Hien menggelar kuliah umum yang menghadirkan Prof. Eric Stover, Human Rights Center dari...
Read More ...

LSM IP News - November 2017

On 04-07 November 2017, Head of LSM Intellectual Property (“IP”) Group, Mr. Aga Nugraha, attended the 67th Asian Patent Attorney Association (“APAA”) Council Meeting in Auckland, New Zealand. ...
Read More ...

Indeks Negara Hukum Indonesia Tidak Mengalami Kemajuan

Todung Mulya Lubis: Indeks Negara Hukum Indonesia Tidak Mengalami Kemajuan Selasa, 5 September 2017  TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks negara hukum Indonesia tahun 2016 masih dikatakan belum men...
Read More ...

LSM Intellectual Property Law & Practice Update 2017 September

In this edition of LSM IP Update, we cover some of the important developments and interesting issues in Indonesia intellectual property law and practice from recent months. First, in the wake of rec...
Read More ...
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Online Translator