joomla templates
A+ R A-

KPK berjuang keras supaya Novel tidak disidangkan

Senin, 1 Februari 2016 14:52 WIB | 5.092 Views
Pewarta: Desca Lidya Natalia

Jakarta (ANTARA News) - Kuasa hukum penyidik KPK Novel Baswedan mengaku KPK ingin kasus Novel tidak sampai di persidangan.

"KPK sudah sepakat akan membantu penyelesaian kasus Novel dengan sepenuhnya agar tidak disidangkan. Kita masih ada waktu saat ini masih dalam wewenang kejaksaan," kata pengacara Novel, Lelyana Santosa, di gedung KPK Jakarta, Senin.

Jumat (29/1), Novel Baswedan menerima bukti pelimpahan ke Pengadilan Negeri Bengkulu berikut surat dakwaan dari Kejaksaan Negeri Bengkulu atas nama Novel Baswedan bersama-sama dengan Yuri Siahaan yang juga penyidik KPK dalam kasus dugaan penganiayaan berat terhadap pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004.

Namun Lelyana tidak menyampaikan bentuk penyelesaiannya.

"Semua bantuan, baik formal maupun informal namun kita belum tahu (bentuknya), tapi yang pasti kita akan berusaha, KPK juga sekeras mungkin agar ini tidak terjadi di persidangan," tambah Lelyana.

Lelyana mengaku belum menerima dakwaan dari jaksa Kejaksaan Negeri Bengkulu.

"Kami belum terima dakwaan karena belum ada tanda terima dari pengadilan. Kami punya waktu dua hari agar perkara ini tidak sampai ke pengadilan," ungkap Lelyana.

Anggota tim pengacara Novel, Saor Siagian, mengungkapkan pimpinan KPK menyadari perkara Novel meski masalah pribadi tidak terlepas dari status Novel sebagai penyidik KPK.

"Mereka sadar bahwa tidak bisa lepas ini, menyangkut kelembagaan. Kasus Novel ini (muncul) ketika dia menyidik sebagai penyidik KPK. Kalau menurut kami dalam diskusi dengan pimpinan bahwa kasus tidak bisa hanya melihat kasus Novel yang menurut kami adalah penuh dengan kriminalisasi," kata Saor.

Menurut Saor, pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kasus itu sudah diminta dihentikan tapi karena KPK pernah menyidik kasus yang melibatkan Irjen Pol Budi Gunawan yang saat ini menjabat Wakil Kepala Polri, kasus Novel dimunculkan kembali.

"Begitu saudara BG (Budi Gunawan) ditetapkan sebagai tersangka kemudian setelah kasus Novel hidupkan kembali, ini mencederai. bukan hanya ke KPK tetapi, juga ke kepolisian. Kejaksaan jangan menghidupkan kehebohan, kami meminta agar meneliti kembali kasus ini apakah ini layak atau tidak dibawa ke penggadilan sehingga pesan dari presiden jangan heboh kemudian kasus ini harus dihentikan sesuai rekomendasi dari pada Ombudsman, bahwa kasus ini penuh dengan rekayasa," tegas Saor.

Novel dituduh menganiaya dan menembak hingga tewas pencuri sarang burung walet pada 2004.

sumber : http://www.antaranews.com/berita/543081/kpk-berjuang-keras-supaya-novel-tidak-disidangkan

 

News & Events

Fair play

Todung Mulya Lubis, Founder and Senior Partner Lubis Santosa & Maramis A while back, I arbitrated a dispute over mining consessions between an Indonesian company and their foreign counterpart. T...
Read More ...

Todung Sebut Tak Mudah Menghapus Hukuman Mati di Indonesia

Yohanes Antonius Selasa, 19 Desember 2017  AKURAT.CO, Pakar hukum pidana sekaligus Ketua Badan Pengurus Amnesty International Indonesia Todung Mulya Lubis menilai saat ini pemerintah sedang b...
Read More ...

Profesor California Beri Kuliah Umum Tentang HAM di Unsyiah

By Redaksi - 06/12/2017 ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Yayasan Yap Thiam Hien menggelar kuliah umum yang menghadirkan Prof. Eric Stover, Human Rights Center dari...
Read More ...

LSM IP News - November 2017

On 04-07 November 2017, Head of LSM Intellectual Property (“IP”) Group, Mr. Aga Nugraha, attended the 67th Asian Patent Attorney Association (“APAA”) Council Meeting in Auckland, New Zealand. ...
Read More ...

Indeks Negara Hukum Indonesia Tidak Mengalami Kemajuan

Todung Mulya Lubis: Indeks Negara Hukum Indonesia Tidak Mengalami Kemajuan Selasa, 5 September 2017  TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indeks negara hukum Indonesia tahun 2016 masih dikatakan belum men...
Read More ...

LSM Intellectual Property Law & Practice Update 2017 September

In this edition of LSM IP Update, we cover some of the important developments and interesting issues in Indonesia intellectual property law and practice from recent months. First, in the wake of rec...
Read More ...

Suap PN Jaksel, MA Persilakan KPK Usut Oknum Hakim PN Jaksel

Sabir Laluhu Selasa, 22 Agustus 2017 - 18:14 WIB JAKARTA - Mahkamah Agung (MA) secara kelembagaan mempersilakan KPK mengusut dugaan keterlibatan oknum hakim PN Jaksel di kasus dugaan suap pengurusan...
Read More ...

Aga Nugraha from LSM IP practice group contributes an article to World Trademark Review magazine issue 67 (June/July 2017)

A ga Nugraha from LSM IP practice group contributes an article to World Trademark Review magazine issue 67 (June/July 2017). The article covers key issues concerning the protection of well-known mar...
Read More ...

Todung Mulya Lubis Kritik Pernyataan Amien Rais soal Sidang Ahok

Putu Merta Surya Putra 03 Mei 2017, 15:00 WIB Liputan6.com, Jakarta - Ahli hukum senior sekaligus aktivis, Todung Mulya Lubis, mempertanyakan sikap tokoh reformasi Amien Rais, yang berharap pengad...
Read More ...

Todung Mulya Lubis: Upaya Pelemahan KPK Harus Dilawan

Lizsa Egeham 04 Apr 2017, 06:01 WIB Liputan6.com, Jakarta - Guru Besar Hukum Pidana di Universitas Sumatera Utara Todung Mulya Lubis menilai, bila Revisi UU KPK dilakukan, akan terjadi kemandulan ...
Read More ...
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Online Translator